Perlindungan Sosial Bagi Peyandang Disabilitas

Perlindungan sosial memainkan peran yang sangat penting dalam mewujudkan hak-hak para penyandang disabilitas dari segala usia yaitu memberi mereka standar hidup yang memadai dan pantas mereka dapatkan, perlindungan yang mendasar dalam hal hak untuk memperoleh pendapatan yang dengan demikian mengurangi tingkat kemiskinan perlindungan disabilitas. Selain itu, skema perlindungan sosial khusus mengenai penyandang disabilitas dapat memiliki peran besar dalam mempromosikan kemandirian dan inklusi mereka dengan memenuhi kebutuhan khusus mereka dan mendukung partisipasi sosial mereka dengan cara yang tidak diskriminatif. Langkah-langkah perlindungan sosial ini dapat mencakup skema pengurangan kemiskinan, program transfer tunai, asuransi sosial dan kesehatan, program pekerjaan dan program perumahan bagi orang-orang dengan disabilitas.

Perlindungan sosial melalui pendekatan berbasis hak harus mengakomodasi kebutuhan para penyandang disabilitas. Kesejahteraan sosial yang terkait disabilitas biasanya lebih berfokus pada kemiskinan daripada mempertimbangkan tantangan spesifik yang dihadapi oleh para penyandang cacat, khususnya partisipasi aktif dalam pendidikan, akses ke kesehatan dan pekerjaan. Metode-metode sebelumnya dalam menangani kepentingan tekait hak-hak bagi para penyandang disabilitas tidak menunjukkan kemajuan dalam mengatasi struktur sosial dan praktik-praktik yang mengakar dalam yang malah sebenarnya menghambat peluang bagi para penyandang disabilitas. Konsekuensinya, perlindungan sosial perlu beralih dari pendekatan kesejahteraan sebelumnya yang sekedar masalah kemiskinan ke sistem intervensi yang mempromosikan kewarganegaraan aktif, inklusi sosial dan partisipasi masyarakat sambil menghindari ketergantungan.

Hak para penyandang disabilitas atas perlindungan sosial diakui Konvensi PBB 2006 tentang Hak Asasi Manusia. Para penyandang disabilitas memilki hak atas standar kehidupan yang memadai dan perlindungan sosial, memastikan mendapatkan kedua hak tersebut tanpa diskriminasi. Oleh karena itu, Negara harus mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memastikan bahwa mereka menerima akses yang sama untuk program dan layanan perlindungan sosial termasuk layanan dasar, sistem jaminan sosial, program pengurangan kemiskinan dan program perumahan tetapi juga mendapatkan program dan layanan khusus untuk kebutuhan terkait disabilitas dan biaya. Dengan memperbaiki sistem dan memperbanyak program yang tepat bagi para oenyandang disabilitas maka isu-isu kesejahteraan akan tertangani lebih tepat yang akan menekan angka kemiskinan, pengucilan dan ketidaksetaraan yang masih menjadi masalah utama orang dengan disabilitas di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *